16 Tim Universitas Pakuan Lolos Validasi Lapangan Bogor Innovation Award 2026
- Admin
- Berita

UNPAK― Universitas Pakuan (unpak) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya inovasi melalui keikutsertaan dalam Bogor Innovation Award (BIA) 2026. Setelah melewati tahap substansi, sebanyak 16 dari total 22 tim inovasi unpak dinyatakan lolos dan melanjutkan ke tahap validasi lapangan.
Tahap Validasi Lapangan Bogor Innovation Award 2026 diselenggarakan di Gedung Sekolah Pascasarjana Unpak. Pada tahap ini, proses penilaian dilakukan secara langsung oleh tim juri penyelenggara BIA dari Bapperida Kota Bogor.
Validasi lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penilaian BIA 2026. Tidak hanya menilai substansi inovasi, tim juri juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kesesuaian dokumen yang telah diajukan oleh para peserta.
Baca juga:
Universitas Pakuan Sosialisasikan Gelar Inovasi Daerah 2026 dan Bogor Innovation Award
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan orisinalitas inovator maupun produk atau inovasi yang diusulkan, sekaligus memverifikasi kesesuaian antara dokumen pemberkasan dengan kondisi dan hasil inovasi yang sebenarnya.
Sebanyak 16 tim unpak yang lolos kemudian terbagi ke dalam lima kelompok penilaian. Masing-masing kelompok mendapatkan penilaian langsung dari tim Bapperida Kota Bogor yang terdiri atas empat orang juri.
Keikutsertaan 16 tim Unpak pada tahap validasi lapangan ini menjadi capaian tersendiri dalam perjalanan unpak di BIA 2026.
Hal tersebut sekaligus mencerminkan semakin berkembangnya potensi inovasi di lingkungan kampus, baik dari sivitas akademika maupun berbagai unsur yang terlibat dalam pengembangan produk dan gagasan inovatif.
Melalui keikutsertaan dalam Bogor Innovation Award 2026, Unpak terus mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan solusi bagi masyarakat serta mendukung kemajuan Kota Bogor.
Kepala Pusat Inovasi dan Bisnis Unpak, Asep Saepulrohman, S.Si., M.Si., mengatakan bahwa lolosnya 16 tim ke tahap validasi lapangan merupakan capaian positif sekaligus bentuk keseriusan Unpak dalam mendorong inovasi yang memiliki nilai manfaat dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
“Tahap validasi lapangan ini penting karena bukan hanya melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan bahwa inovasi yang diajukan benar-benar orisinal, memiliki inovator yang jelas, serta sesuai dengan produk atau hasil inovasi yang dikembangkan.
Kami berharap proses ini dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi para inovator di lingkungan Unpak untuk terus menghasilkan inovasi yang berdampak,” ujarnya.(*)






