Universitas Pakuan Matangkan 19 Tim melalui Coaching Clinic Bogor Innovation Award 2026
- Admin
- Berita

UNPAK — Universitas Pakuan (Unpak) melalui Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis menggelar Coaching Clinic Bogor Innovation Award (BIA) 2026 bagi tim mahasiswa yang telah lolos seleksi administrasi.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung Rektorat Lantai 3 Unpak, Selasa, 14 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan penilaian berikutnya.
Melalui kegiatan ini, setiap tim memperoleh kesempatan mempresentasikan gagasan inovasinya sekaligus menerima masukan langsung dari para reviewer untuk menyempurnakan proposal, metode pelaksanaan, hingga strategi implementasi inovasi.
Sebanyak 19 tim yang terdiri atas 68 mahasiswa mengikuti kegiatan ini. Mereka mengusung 18 judul inovasi dengan pendampingan 9 dosen pembimbing dari berbagai program studi di Unpak.
Dalam sesi Coaching Clinic, masing-masing tim diberikan waktu selama 15 menit untuk memaparkan inovasi yang dikembangkan, kemudian berdiskusi bersama reviewer mengenai aspek kebaruan, manfaat, peluang implementasi, serta potensi pengembangan inovasi di masa mendatang.
Baca juga:
Tiga Tim Universitas Pakuan Berhasil Lolos ke Top 285 Ajang Innovillage
Kepala Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Unpak, Asep Saepulrohman, S.Si., M.Si., mengatakan bahwa Coaching Clinic bukan sekadar proses evaluasi, melainkan wadah pembelajaran agar mahasiswa mampu menghasilkan inovasi yang lebih berkualitas.
"Melalui Coaching Clinic ini, kami ingin memastikan setiap tim memperoleh masukan yang konstruktif dari reviewer. Harapannya, inovasi yang dikembangkan mahasiswa tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Inovasi dan Kemitraan Unpak, Dr. Dolly Priatna, menyampaikan bahwa Unpak memiliki modal kepercayaan diri yang kuat setelah berhasil menjadi Juara Umum Bogor Innovation Award 2025.
"Universitas Pakuan telah berhasil meraih prestasi yang sangat menggembirakan sebagai juara umum dengan memperoleh Juara I, Juara Harapan I, Juara Harapan II, dan Juara Harapan III. Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa, pembimbing, serta dukungan dari sivitas akademika Universitas Pakuan," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar prestasi yang telah diraih tidak membuat seluruh tim cepat berpuas diri.
"Prestasi tahun lalu bukanlah tempat untuk berpuas diri, melainkan pijakan untuk melangkah lebih tinggi. Tantangan di Bogor Innovation Award tahun ini akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, kita harus datang dengan persiapan yang lebih matang, kualitas inovasi yang lebih baik, serta semangat yang lebih besar untuk kembali mengharumkan nama baik Universitas Pakuan," tegasnya.
Bogor Innovation Award merupakan ajang yang mendorong lahirnya berbagai inovasi dari sivitas akademika. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Unpak terus berkomitmen membangun budaya riset dan inovasi yang mampu menghasilkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.
Melalui Coaching Clinic ini, Unpak berharap seluruh peserta semakin siap menghadapi tahapan penilaian selanjutnya, sekaligus mempertahankan tradisi prestasi sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif melahirkan inovasi berdampak bagi masyarakat.(*)






